Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia)
January 2, 2020
Kunjungan ke PT Agility International
December 13, 2019
PEMUSNAHAN BMN TANPA MENCEMARI LINGKUNGAN, BEA CUKAI JABAR MELINDUNGI MASYARAKAT SECARA MAKSIMAL

Bandung, 11 Desember 2019 telah dilaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) Eks Penindakan oleh Kanwil DJBC Jawa Barat sepanjang tahun 2017 s.d. 2018 atas pelanggaran terhadap UU Kepabeanan dan Cukai. Adapun barang yang dimusnahkan adalah:
1. Pakaian Bekas sebanyak 483 Ball seberat 45,7 ton dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp1.062.600.000,00;
2. Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sebanyak 3558 botol = 2.294.541 ml dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp2.047.046.750,00;
3. Hasil Tembakau berupa Tembakau Iris (TIS) sebanyak 103.885 gram dengan perkiraan nilai barang Rp10.626.500,00;
4. Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) berupa e-liquid/vape sebanyak 253 dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp37.908.000,00.

Total keseluruhan nilai barang adalah sebesar Rp3.231.495.250,00 dengan perkiraan nilai cukai yang tidak terpungut oleh negara sebesar Rp1.508.356.045,00. Perkiraan kerugian tersebut belum termasuk kerugian immaterial lainnya yang lebih besar dan tidak dapat diperhitungkan yaitu timbulnya dampak negatif pada kehidupan sosial masyarakat dengan munculnya berbagai tindak kriminal serta ancaman kesehatan masyarakat.

Selain barang yang sudah disebutkan di atas, terdapat pula BMN Eks Penindakan oleh Kanwil DJBC Jawa Barat berupa kendaraan bermotor roda dua berbagai merk seperti Harley Davidson dan Ducati. Penindakan dan penanganan perkara moge ilegal tersebut adalah hasil sinergi antara Kanwil DJBC Jawa Barat dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat. Dari hasil penindakan tersebut, beberapa moge diantaranya telah berhasil dilelang pada Bulan September lalu oleh Kanwil DJBC Jawa Barat bersama KPKNL Bandung.

Pada Kesempatan kali ini, dilakukan juga serah terima BMN berupa kendaraan bermotor roda dua merk Harley Davidson secara simbolis kepada Kejaksaan Agung RI c.q. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang telah ditetapkan status pengguna BMN pada Kejaksaan Agung RI oleh Menteri Keuangan RI.

Pemusnahan yang dilakukan Kanwil DJBC Jawa Barat kali ini mengusung konsep “Ramah Lingkungan” dengan menggandeng PT Solusi Bangun Indonesia, Tbk (Semen Indonesia Group). Pemusanahan BMN menggunakan metode co-processing yang merupakan metode pengolahan limbah yang paling ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi incinerator (tanur semen) bersuhu tinggi s.d. 2000 derajat celcius dan stabil sehingga dapat memusnahkan limbah tanpa meninggalkan residu apapun. Dan para undangan yang hadir berkesempatan menyaksikan proses pemusnahan tersebut dengan live report yang dilaksanakan oleh pegawai Kanwil DJBC Jawa Barat di lokasi pemusnahan.